ADANYA PENDIDIKAN DI KAMPUNG/DESA KULUR Diwaktu JOHANIS MOROPI telah berada di Kampung Kulur dan mengembangkan Agama ROOMS KATHOLIK, maka disamping itu juga ia membuka sebuah sekolah yang berbentuk Liar, dimana dalam sekolah tersebut hanya diajarkan Abjad dengan cara menyanyi. Dalam sekolah tersebut murid yang diterima tidak memendang batasan usia ataupun apa saja yang merupakan tuntutan/syarat mutlak, karena tujuan dan maksud sekolah tersebut hanya supaya penduduk mengetahui/ mengenal huruf dan angka. Dalam menjalankan tugasnya JOHANIS MOROMPI hanya dibantu oleh anaknya yang bernama TAKASANA. Ketika PIKAULI datang dengan surat keputusan dari pemerintahan Belanda, maka sekolah tersebut dialihkan menjadi sebuah sekolah yang bersubsidi yang mempunyai 3 (Tiga) buah kelas, dan pada tahun 1863 sekolah tersebut bernama “MIDRAS GENOSHAP”. Beberapa waktu kemudian PIKAULI dipindahkan ke Enemawira dan sebagai penggantinya adalah MIKEL MANUMPIL. Pada tahun...